Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera(pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar.
Metode
induktif[
Paragraf Induktif adalah paragraf yang
diawali dengan menjelaskan permasalahan-permasalahan khusus (mengandung
pembuktian dan contoh-contoh fakta) yang diakhiri dengan kesimpulan yang berupa
pernyataan umum. Paragraf Induktis sendiri dikembangkan menjadi beberapa jenis.
Pengembangan tersebut yakni paragraf generalis, paragraf analogi, paragraf sebab akibat bisa juga akibat sebab.
Metode
deduktif[
Metode berpikir deduktif adalah metode
berpikir yang menerapkan hal-hal yang umum terlebih dahulu untuk seterusnya
dihubungkan dalam bagian-bagiannya yang khusus
konsep dan simbol penalaran
Penalaran juga merupakan aktivitas pikiran
yang abstrak, untuk mewujudkannya
diperlukan simbol. Simbol atau lambang yang digunakan
dalam penalaran berbentuk bahasa, sehingga
wujud penalaran akan akan berupa argumen.
Kesimpulannya adalah pernyataan atau konsep
adalah abstrak dengan simbol berupa kata, sedangkan untuk proposisi simbol yang digunakan
adalah kalim (kalimat berita) dan
penalaran menggunakan simbol berupa argumen. Argumenlah yang dapat menentukan
kebenaran konklusi dari premis
Berdasarkan paparan di atas jelas bahwa tiga
bentuk pemikiran manusia adalah aktivitas berpikir yang saling berkait. Tidak
ada ada proposisi tanpa pengertian dan tidak akan ada penalaran tanpa
proposisi. Bersama – sama dengan terbentuknya pengertian perluasannya akan
terbentuk pula proposisi dan
dari proposisi akan digunakan sebagai premis bagi penalaran. Atau dapat juga
dikatakan untuk menalar dibutuhkan proposisi sedangkan proposisi merupakan
hasil dari rangkaian pengertian.
contoh
Dampak-dampak dari pengangguran
Akibat-akibat yang ditimbulkan dari tingginya
angka pengangguran
Bagi Negara:
1.
Penurunan pendapatan perkapita.
2.
Penurunan pendapatan pemerintah yang berasal
dari sektor pajak.
3.
Meningkatnya biaya sosial yang harus
dikeluarkan oleh pemerintah.
Bagi Masyarakat:
1.
Pengangguran merupakan beban psikologis dan psikis.
2.
Pengangguran dapat menghilangkan keterampilan, karena tidak digunakan apabila tidak bekerja.
3.
Pengangguran akan menimbulkan
ketidakstabilan sosial
sumber
http://id.wikipedia.org/wiki/Penalaran
http://armandahasan.wordpress.com/2013/01/29/masalah-pengangguran-di-indonesia/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar